Rabu, 26 Agustus 2020

 SANG SUAMI DAN KERIDHOANNYA

~~~~~~~~

Oleh KH Maimun Zubair.


Ada seorang ibu, mau cerai dari suaminya. Lalu dia diskusi panjang dengan saya....


Ibu.: Mbah Mun, sy sdh ga kuat dgn suami saya. Saya mau cerai saja...

Kyai. : Emangnya kenapa bu?


Ibu. : Ya suami saya udah ga ada kerjanya, ga kreatif, ga bisa jadi pemimpin utk anak2. Nanti gimana anak2 saya kalau ayahnya modelnya kayak begitu. Saya harus cari nafkah cape2 dia santai aja di rumah.


Kyai.: Oooh gitu, cuma itu aja?


Ibu.: Sebenarnya masih banyak lagi, tapi ya itu mungkin sebab yg paling utama.


Kyai.: Oooooh... iya... mau tahu pandangan saya ga bu?


Ibu.: Boleh Mbah Mun.


Kyai.: Gini... ibarat orang punya kulkas, tapi dipakainya untuk lemari pakaian, ya akhirnya ga bakal puas dengan produk kulkas tersebut. Sudahlah ga muat banyak, ga ada gantungan pakaiannya, ga ada lacinya, ga bisa dikunci, malah boros listrik...

Nah... itulah kalau kita pakai produk ga sesuai fungsi. Sebagus apapun produknya kalau dipakai tidak sesuai peruntukannya ya ga akan puas.


Ibu.: Mmm... trus apa hubungannya sama suami saya?


Kyai.: Ya... ibu berharap banget suami ibu jalankan fungsi yang sekunder, bahkan tersier barangkali. Tapi fungsi primernya ga dipakai.


Ibu.: Saya ga berharap lebih koq Mbah Mun. Sy cuma pengen dia nafkahi keluarga dengan baik. Saya cuma pengen dia jadi pemimpin yang baik.


Kyai.: Iya... itu mah cuma fungsi sampingan dari suami. Sayang atuh suami cuma diharapkan jadi begitu aja. Fungsi primernya yang paling utama malah ga ibu harapkan dan kejar.


Ibu.: Mmmmm... emang apa fungsi primernya seorang suami?


Kyai.: Fungsi primer suami ibu itu adalah untuk jadi tameng bagi dosa2 ibu di neraka.

Saat ibu dapat ridho dari suami, maka... semua dosa2 ibu langsung dimaafkan sama Allah atas keridhoan suami ibu. 

Jadi, seorang suami duduk diem aja, itu sangat manfaat untuk ibu, tinggal ibu aja gunakan fungsinya dgn maksimal. 

Lakukan apapun yang terbaik yang ibu bisa lakukan untuk dapatkan ridho suami. 

Dalam sebuah hadits shohih disebutkan “Ayyumam roatin maatat wa zaujuha ‘anha roodhin dakholatil jannah”

Yang artinya “Seorang istri meninggal dunia dan suaminya ridho sepenuhnya kepadanya, maka langsung masuk syurga”

Selebihnya, itu cuma fungsi2 sekunder dari suami. Kejar dulu yg utama ini.

Suami ga kerja ya ga apa2... yang penting sudah jadi suami ibu. Jangan lepaskan, jangan dicerai. Biarkan dia jadi tameng saja bagi neraka.

Kalau cerai, nanti ibu langsung berhadapan dengan api neraka. Dosa2 ibu ga ada yang menghapusnya, kecuali amalan ibu sangat spesial dan udah ga ada dosa sama sekali.

Ibu tinggal cari ridhonya suami. Kalau mmg ibu yang cari nafkah ya gpp. Semua harta yg ibu berikan ke anak dan rumah tangga itu semuanya terhitung sedekah yang sangat mulia. Jauh lebih mulia daripada sedekah ke anak yatim.


Ibu.: koq bisa lebih mulia dari anak yatim?


kyai.: ya krn anak yatim ini bukan bagian dari hidup ibu. Memberikannya adalah sedekah yg hukumnya sunnah. Sementara suami, sdh terikat dengan akad nikah, sudah menjadi bagian dari ibu. 

Silahkan dibagi sedekah untuk org lain dengan sedekah untuk keluarga, tp yg untuk keluarga, itu yg lebih utama.


Ibu.: Tapi... kalau suami zalim bgm? Bahkan KDRT ke keluarga?


Kyai.: Ya gpp juga... tetap pertahankan. Krn semua perbuatan zalim akan kembali kepada yang melakukannya. Suami akan menanggung akibat KDRT yang dilakukannya. Siksaan Allah sangat pedih bagi suami yang tega menyakiti keluarganya.

Sementara... Ibu fokus aja terus cari ridhonya suami.

Pernah dengar? Istrinya Fir’aun masuk syurga? Apa kurangnya coba Fir’aun melakukan KDRT? Bukan hanya ke sang istri, Fir’aun bahkan tega membunuh bayi2.

Ke istrinya Asiyah, Fir’aun menyiksanya dan bahkan membunuhnya. Doa terakhir Asiyah diabadikan oleh Allah di dalam Al-Qur’an.

Dia tidak meminta Fir’aun di adzab. Dia hanya meminta imbalan atas kesabarannya “ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam syurga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang zalim” (66:11)


Ibu.: Ya Allah... Mbah Mun ... trmksh atas diskusinya. Lalu apa yang harus saya lakukan?


Kyai.: Ibu mau ikuti saran dari saya?


Ibu.: Apa itu Mbah Mun..?


Kyai.: Lakukan ini selama 7 hari saja... setiap malam, Tanyakan ke suami, “Abang, berapa persen ridhonya abang sama aku hari ini?”

Kalau dia jawab 95%... jangan tidur. Lakukan apapun untuk membuatnya menjawab sampai 100%. Mungkin dipijitin, mungkin dibuatkan makanan, teh, hidangkan buah, apapun... sampai dia mau jawab 100%. Baru setelah dia jawab “iya, aku ridho sama kamu 100%” nah silahkan tidur....

Lakukan selama 7 hari dan rasakan kenikmatan dan kebahagiaan yang akan ibu dapatkan.


Ibu.: Baik Mbah Mun


Kyai.: Smg Allah memuliakan ibu dan suami ibu.

Ibu.: Aaaamiin ya Rabb... trmksh Mbah Mun...

***

SELANG 5 HARI BERLALU, IBU ITU DATANG KEMBALI MENGHADAP KYAI.


Ibu.: Mbah Mun.... ya Allah... trmksh banyak... saya ga tahu mau ngomong apa sama Mbah Mun... trmksh sudah merubah hidup saya... hanya Allah yang bisa memuliakan Mbah Mun dan keluarga...


Kyai.: Alhamdulillah... gimana, saran saya, sdh dijalankan?


Iby.: Iya Mbah Mun... dan saya rasakan saya lebih bahagia sekarang. Ini suami juga sudah mulai inisiatif cari kerjaan... walaupun belum dapat, saya sudah cukup bahagia Mbah Mun, dia mau bantuin saya nganter ke mana2.... ya Allah... enak banget Mbah Mun...


Kyai.: Alhamdulillah...


Ibu.: Saya mau terus lakukan saran Mbah Mun, ga cuma 7 hari..., tapi mau saya lakukan selama2nya boleh Mbah Mun...?


Kyai.: Buoleh banget... lakukan sampai salah satu dari ibu atau suami, dijemput malaikat dengan Husnul Khotimah...


Ibu.: Huhuhu... makasiiiiih Mbah Mun...


Kyai.: Sama2


Catatan:

Syaikhina KH. Maimun Zubair.

(yg sering dipanggil Mbah Mun)


Senin, 24 Agustus 2020

AQIQAH MURAH TASIKMALAYA NURUL HAYAT

AQIQAH MURAH TASIKMALAYA





 

KEAMANAHAN DALAM BERNIAGA

Dalam dunia bisnis atau perniagaan, Aqiqah adalah salah satu bisnis sekaligus ibadah.. mengapa bisa bisnis yang bebrbalut ibadah?? iya karena aqiqah adalah sunnah dalam agama yang sudah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW..

أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

Dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda : “Bayi laki-laki diaqiqahi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” [Shahih, Hadits Riwayat Ahmad (2/31, 158, 251), Tirmidzi (1513), Ibnu Majah (3163), dengan sanad hasan]

maka dari itu bisnis aqiqah adalah bisnis yang tidak bisa dilakukan dengan aturan manusia atau hukum negara. bsinis aqiqah harus melalui uji keamanahan dan kesyar`ian dalam prosesnya..

aqiqah artis, aqiqah murah, aqiqah terdekat, aqiqah artis, jasa aqiqah

syarat dan proses harus sesuai dengan hukum islam, dari mulai pemilihan Kambing yang harus sudah masuk umur untuk menjadi hewan aqiqah. penyembelihan hewan aqiqah dengan meniatkan pada nama bayi yang di aqiqah.. sampai pada pada proses masak yang harus dengan bahan bahan yang halal dan sesuai dengan daging dan tulang kambing yang di sembelih..

sebenernya tidak menjadi rumit kalau ada tanah lapang dan tettangga yang banyak dan guyub.. tetapi akan menjadi rumit ketika berada di perkotaan besar dengan sedikit tnah lapang dan masyrakat yang majemuk..


maka dari situlah muncul bisnis aqiqah yang sekarang beredar termasuk aqiqah tasikmalaya.. iyaa alasan terkuat adalah memberikan fasilitas kemudahan kepada merea yang ingin praktis dan tidak ribet untuk melaksanakan ibadah aqiqahnya..

nah di tengah banyaknya persaingan di dunia aqiqah.. aqiqah tasikmalaya nurul hayat memberikan jaminan keamanahan pada setiap proses aqiqahnya.. hewan dan penyembelihan aqiqah nurul hayat sudah teruji dengan mendapatkannya sertifikat dari MUI..

aqiqah tasikmalaya nurul hayat sudah buka jadi anda tak perlu khawatir karena aqiqah tasikmalaya sudah ada di dekat tempat tinggal anda.. tinggal hubugi dan pilih kambingnya dan tunggu masakan aqiqah akan di antar sampai rumah anda. 



YANG TERLUPAKAN

 

Image for post

YANG TERLUPA DARI KEIKHLASAN

Ikhlas, suatu kata yg sudah tdk asing lagi di telinga kaum muslimin. Sebuah kata yg singkat namun sangat besar maknanya.

Amal seorang hamba tdk akan diterima jika amal tsb dilakukan tdk ikhlas krn Alloh.

Sebagian manusia menyangka bahwa yg namanya keikhlasan itu hanya ada dlm perkara2 ibadah semata seperti sholat, puasa, zakat, membaca al qur’an, haji & amal2 ibadah lainnya. Namun ketahuilah bhw keikhlasan hrs ada pula dlm amalan2 yg berhubungan dg muamalah.

Rasululloh Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Ada seorg laki2 yg mengunjungi saudaranya di kota lain, mk Alloh mengutus malaikat di perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dgnya, malaikat itu bertanya, “Hendak ke mana engkau ?” mk dia pun berkata “Aku ingin mengunjungi saudaraku yg tinggal di kota ini.” Mk malaikat itu kembali bertanya “Apakah engkau memiliki suatu kepentingan yg menguntungkanmu dgnya ?” org itu pun menjawab: “Tdk, hanya saja aku mengunjunginya krn aku mencintainya krn Alloh, malaikat itu pun berkata “Sesungguhnya aku adlh utusan Alloh utk mengabarkan kpdmu bhw sesungguhnya Alloh mencintaimu sebagaimana engkau mencintai sdrmu itu karena-Nya.” (HR. Muslim)

Dlm hadits lain, Rasululloh Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tdklah engkau menafkahi keluargamu yg dg perbuatan tsb engkau mengharapkan wajah Alloh, mk perbuatanmu itu akan diberi pahala oleh Alloh, bahkan sampai sesuap makanan yg engkau letakkan di mulut istrimu.” (HR Bukhari Muslim)

Image for post

Maka introspeksi diri & perbaikilah niat kita selama ini, semoga Alloh menjaga kita dari segala kemaksiatan dan menjadikan kita termasuk org2 yg ikhlas.

Selamat beraktifitas dihari senin ini, salam sukses selalu utk semuanya, smg senantiasa dilindungi, dibarokahi & diridhoi Alloh.
Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.. Barakallah

SANDARAN AMAL

 BERSANDAR PADA AMAL

*Jangan pernah bersandar pada Amal*

Ada 4 Pria berbicara tentang amal ibadah mereka dan kesuksesan yang didapat :

*Pria 1 :*
Alhamdulillah, sejak sering sholat Tahajud dan shalat Dhuha, rejeki menjadi lancar. Bisnis sukses, sebentar lagi anak saya lulus SMU, rencananya akan sekolah keluar negeri.

*Pria 2 :*
Bukan main, hebat sekali, sejak naik haji dan umroh, ibadahku semakin rajin, Alhamdulillah anak juga sukses, rumahnya harganya miliaran, asset bertambah, orang tua sangat bangga, berkah doa saya.

*Pria 3 :*
Masya Alloh, sungguh nikmat tak terkira sejak rajin puasa, rajin shalat subuh di Masjid dan bersedekah, rezeki bagaikan sungai mengalir tidak ada putus-putusnya. Anak baru selesai kuliah di luar negeri dan jadi staff khusus Menteri.

Ketiga pria tersebut kemudian melirik ke arah Pria ke-4 yg sejak tadi hanya terdiam.

Salah satu bertanya kepada Pria ke-4.
"Bagaimana dirimu ? kenapa Kau diam saja ?"

*Pria 4 :*
Saya tidak sehebat kalian, jangankan kesuksesan, bahkan saya tidak tahu ibadah yang saya lakukan diterima atau tidak oleh Alloh Subhanahu Wa ta'ala.
Saya akan tahu ibadah saya diterima atau saya sukses setelah meninggal nanti.
Jadi saya belum bisa menceritakan ibadah yang saya lakukan dan balasan yang Alloh Ta'ala berikan kepada saya saat ini.

Jangan bersandar pada amal, sebab dari "ketertipuan" ini adalah sikap bersandar kepada amal secara berlebihan, ini akan melahirkan kepuasan, kebanggaan dan akhlak buruk kepada Alloh Ta'ala.

Image for post

*Setiap orang yang melakukan "amal ibadah" tidak tahu apakah amalnya diterima atau tidak. Mereka juga tidak tahu betapa besar dosa dan maksiatnya, juga mereka tidak tahu apakah amalnya "bernilai keikhlasan" atau tidak.*

Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk meminta rahmat Alloh Ta'ala dan selalu mengucapkan istighfar karena Alloh Ta'ala Maha Pengampun.

*Sesungguhnya seseorang tidak akan masuk surga kecuali dengan rahmat Alloh Ta'ala. Dan di antara rahmat-Nya adalah dia memberikan taufik untuk beramal dan hidayah untuk taat kepada-Nya.*
Karenanya, kita wajib bersyukur kepada Alloh Ta'ala dan merendahkan diri kepada-Nya.
Tidak layak Hamba bersandar kepada amalnya.
Seorang Hamba tidak pantas membanggakan amal ibadahnya yang seolah-olah bisa terlaksana karena pilihan dan usahanya semata, apalagi ada perasaan telah memberikan kebaikan untuk Alloh Ta'ala.

Sesungguhnya Alloh Ta'ala tidak membutuhkan amal ibadah hamba-hamba Nya. Dia Maha Kaya, tidak butuh kepada makhluk-Nya.

Astaghfirullohaladzim,
*"Ampunilah kami ya Alloh, jika di hati kami masih ada rasa bangga diri terhadap amal-amal kami."*

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kita kpd Alloh Ta'ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Refleksi kajian kitab Al Hikam....
Semoga bermanfaat...

Semoga kita menjadi lebih baik dalam beribadah kepada Alloh.

*Robbana Taqobbal Minna*
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin.

Image for post

Panduan Lengkap: Tips Memilih SD Islam di Surabaya untuk Buah Hati

Memilih sekolah dasar (SD) adalah salah satu keputusan besar pertama yang diambil orang tua untuk masa depan anak. Di kota besar seperti Sur...